Walikota Rai Mantra Terima Carolyn Anonuevo Duta UNESCO

  • 26 Agustus 2013
  • Oleh: humas
  • Dibaca: 1444 Pengunjung
Walikota Rai Mantra Terima Carolyn Anonuevo Duta UNESCO

Tertarik Sistem Pendidikan Luar Sekolah Di Denpasar Denpasar-Sistem pendidikan luar sekolah atau pendidikan informal yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Denpasar bersama dengan pusat kegiatan PKBM ( Pusat Kegiatan Belajar Mengajar) sudah berjalan dengan baik, hal ini ditandai dengan banyaknya tumbuh PKBM di Kota Denpasar. Pesatnya pertumbuhan dan system belajar mengajar yang cukup bagus di Kota Denpasar mendapat perhatian dan apresiasi dari lembaga dunia yakni UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization). Perhatian dan apresiasi ini disampaikan langsung utusan Unesco untuk Indonesia Carolyn Medal Anonuevo saat berkunjung ke Kantor Walikota Denpasar, Senin (26/8). Kedatangan Carolyn Medal Anonuevo di kantor walikota disambut langsung Walikota IB. Rai Dharmawijaya Mantra. Ketertarikan Carolyn Medal Anonuevo terhadap sistem pendidikan luar sekolah di Denpasar dilakukan dengan mengadakan penelitian langsung ke tempat-tempat PKBM yang ada di Kota Denpasar. Mrs. Carolyn yang didampingi A.A.A. Ketut Agung (pemilik PKBM/Salon Agung) mengaku tertarik untuk melakukan penelitian terhadap kegiatan belajar mengajar luar sekolah. Bahwa kegiatan ini sangat penting untuk kecakapan hidup bagi remaja melalui PKPB tersebut. Dia sangat tertarik akan kegiatan belajar mengajar luar sekolah, terlebih lagi Carolyn bisa melihat langsung Ibu Walikota Denpasar Ny.I.A Selly Dharmawijaya Mantra bersama Ketua dan Penasehat PKBM Agung Denpasar membawakan tarian legong keraton di Jakarta dalam acara Seminar Kebijakan International tentang pendidikan. Lebih lanjut Carolyn juga mengungkapkan bahwa di Negara asalnya Filipina jarang ada Pejabat bahkan Istri Pejabat yang memperhatikan langsung pendidikan non formal, seperti apa yang dia lihat di Denpasar. Selebihnya Carolyn juga menyampaikan kepada Walikota Rai Mantra bahwa dari UNESCO akan mengadakan pertemuan Learning Cityes di Bejing bulan Oktober mendatang yang rencananya bakal dihadiri oleh 300 Walikota diseluruh dunia, selain itu Carolyn juga mengagumi pendidikan di Kota Denpasar yang mempertahankan tradisi, budaya, dengan memasukan kedalam kurikulum pendidikan baik formal dan informal. Sementara Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny.I.A. Selly Dharmawijaya Mantra dan Kadisparda Putu Budiasa serta Kadisdikpora IGN Edy Mulia menyambut baik keinginan Carolyn untuk mempelajari sistem pendidikan luar sekolah di Denpasar. Menurut Rai Mantra selama Pemkot Denpasar komit memajukan sistem pembelajaran luar sekolah dengan memadukan kemajuan dengan IT kearifan budaya yang menjadi nafas keseharian masyarakat Kota Denpasar. “Budaya merupakan identitas yang sangat penting dalam pendidikan dalam upaya mempertahankan jati diri masyarakat Bali, oleh karena itu kearifan lokal yang tumbuh dan berkembang di Bali sangat relevan untuk di kolaborasikan dengan sistem pendidikan luar sekolah di Kota Denpasar,” kata Rai Mantra. (Ngurah HUMAS Dps).


  • 26 Agustus 2013
  • Oleh: humas
  • Dibaca: 1444 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya

Drs. A.A. Ngurah Rai Iswara, M.Si

Apakah Informasi yang tersaji pada Website Sekretariat Daerah Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?