Walikota Rai Mantra : Terus Lakukan Maintenance

  • 12 Agustus 2013
  • Oleh: setda
  • Dibaca: 570 Pengunjung
Walikota Rai Mantra : Terus Lakukan Maintenance Karang Taruna Renon Sasar Kebersihan Sungai Denpasar-Adanya perubahan paradigma di Kelurahan Renon yang dulunya sebagai daerah pertanian saat ini telah menjadi pemukiman penduduk perlu diantisipasi dan masyarakat setempat perlu disiapkan. Padatnya pemukiman ini menimbulkan permasalahan lingkungan salah satunya pencemaran sungai yang dijadikan tempat membuang sampah bagi masyarakat yang kurang sadar terhadap dampak yang ditimbulkan yakni masalah banjir, pencemaran air, dan wabah penyakit lainnya. Hal inilah membuat kepedulian Karang Taruna Dharma Bakti Renon melakukan kegiatan River On Maintenance (ROM) atau pelestarian sungai. “Apabila hal ini tidak segera ditangani akan membawa dampak lingkungan yang dapat merugikan kita bersama seperti banjir, dan wabah penyakit lainnya,” ujar Ketua Karang Taruna Dharma Bakti I Gede Eka Saputra saat melakukan tatap muka dengan Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (12/8) di ruang kerjanya kantor Walikota Denpasar. Lebih lanjut dikatakan kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan kembali rasa kebersamaan dan membudayakan gotong royong di Kelurahan Renon, baik sesama pemuda, orang tua, anak-anak yang diharapkan dapat peduli akan kebersihan sungai. Menurutnya lingkungan yang baik dapat terwujud dari darat, air, udara yang tetap terkontrol terhindar dari pencemaran. Lingkungan Renon merupakan salah satu desa subur yang ada di Kota Denpasar. Dengan padatnya pemukiman penduduk saat ini di Kelurahan Renon membawa dampak munculnya berbagai permaslahan lingkungan. Sebelum melaksanakan kegiatan ini pihaknya telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kepala Lingkungan dan Kelihan adat di masing-masing banjar setempat yang nantinya dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat tentang kebersihan sungai. Dua sungai yakni Sungai Ngenjung dan Loloan keberadaannya sangat memprihatinkan yang sering digunakan tempat membuang sampah oleh masyarakat. “Kami telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik berupa seruan dan menjajaki ke masing-masing banjar, yang telah berdampak pada antusias masyarakat yang sadar akan kebersihan sungai,” ujarnya Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan pelaksanaan kebersihan ROM ini kepada Karang Atruna agar dapat terus melakukan Maintenance atau pelestarian dan pemeliharaan kepada masyarakat. Disamping itu dalam meningkatkan kebersihan juga dapat melakukan lomba kebersihan di lignkungan masyarakat serta melakukan peningkatan pada pengelolaan sampah di masing-masing rumah tangga, sehingga dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. Hal ini juga dapat dilakukan dengan tindakan tegas bagi para pelanggar yang membuang sampah sembarangan, dengan menyiapkan media informasi baik sepanduk maupun informasi masalha lingkungan disetiap banjar. Walikota Rai Mantra yang didampingi Kepala Badan Lingkungan Hidup A.A Bagus Sudarsana, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Ketut Wisada, dan Kepala Dinas Sosila dan Tenaga Kerja Made Erwin Surya Dharma Sena juga menyoroti kurangnya kepedulian masyarakat akan kebersihan lapangan Puputan Badung I Gst. Ngurah Made Agung. Setiap pagi sampah berserakan disekitar lapangan, sehingga hal ini perlu disikapi dengan membentuk volentir lingkungan yang nantinya dapat memberikan informasi kebersihan lingkungan kepada masayarakat yang berkunjung ke Lapangan Puputan Badung. “Informasi kebersihan lewat pengeras suara di lapangan Puputan Badung kurang efektif memberikan informasi kepada masayarakat, jadi hal ini perlu ditingkatkan dengan membentuk volentir lingkungan yang dapat memberikan informasi tentang menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Rai Mantra. (Pur/humasdps)

  • 12 Agustus 2013
  • Oleh: setda
  • Dibaca: 570 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya

Drs. A.A. Ngurah Rai Iswara, M.Si

Apakah Informasi yang tersaji pada Website Sekretariat Daerah Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?