Petinget Tumpek Landep, Pemkot Pamerkan 150 Keris

  • 31 Juli 2013
  • Oleh: setda
  • Dibaca: 529 Pengunjung
Petinget Tumpek Landep, Pemkot Pamerkan 150 Keris Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menyelenggarakan kegiatan Petinget Tumpek Landep. Kegiatan yang dikemas dengan Bursa Keris, Saresehan, dan Pameran ini akan menampilkan 150 keris dari kolektor keris, Tokoh Masyarakat, Puri, Griya, dan Pejabat Pemerintahan. “Istilah Tumpek ini jangan sampai ditinggalkan, melalui kegiatan ini Rahina Tumpek Landep memiliki dimensi yang jelas serta jadi sejarah bagi generasi muda nantinya,’ ujar Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima panitia pelaksanaan Petinget Tumpek Landep, Selasa (30/7) diruang kerjanya Kantor setempat. Lebih lanjut dikatakan pada Petinget Tumpek Landep ini dengan menggelar kegiatan workshop mampu memberikan pemahaman secara umum tentang etika kepada masyarakat terkait pelestarian keris. Karena sejak jaman dahulu hingga saat ini dikalangan masyarakat Keris sebagai simbul pajenengan yang memiliki konektifitas. Disamping itu keris tidak saja terdapat didalam sejarah, namun memiliki filosofi kearifan lokal yang harus terus dipertahankan. Menurut Rai Mantra Kota Denpasar memiliki banyak peninggalan yang harus terus dilestarikan, serta dapat terus menggalakan konserfasi mulai dari keris, Tari, aksara maupun kegiatan budaya lainnya. Sehingga berbagai macam kegiatan budaya yang dimiliki Kota Denpasar dapat diakomodir serta di dokumentasikan, yang nantinya dapat melakukan konserfasi dari kalangan anak-anak. Disamping itu Pelestarian, pengembangan dan penguatan yang nantinya mampu mewujudkan Denpasar sebagai Organisation Wordl Haritage City (OWHC). Sementara Kepala Disperindag Denpasar Wayan Gatra mengatakan Petinget Tumpek Landep Tahun ini mengangkat tema “Taksu Keris Bali Pusaka Budaya Nusantara”. Tujuan dari kegiatan ini meningkatkan pemahaman tentang makna dan peranan hari Tumpek Landep sebagai motor penggerak teknologi di Bali yang tercipta dari ketajaman Adnyana/pikiran. Pembukaan kegiatan tahun ini dilaksanakan di depan Museum Bali pada 20-22 Agustus mendatang dengan mementaskan tarian kreasi baru yakni Baris Landep. Disamping menggelar pameran Keris kegiatan ini juga akan dilaksanakan peluncuran Buku Jelajah Keris Bali. Buku ini menyajikan informasi tentang Keris Bali secara komprehensif berbasis kajian ilmiah agar tumbuh semangat sadar pusaka dan citra bangsa. (Pur/humasdps)

  • 31 Juli 2013
  • Oleh: setda
  • Dibaca: 529 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya

Drs. A.A. Ngurah Rai Iswara, M.Si

Apakah Informasi yang tersaji pada Website Sekretariat Daerah Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?